Minggu, 10 April 2011

Kisah Mengharukan Seekor Anjing korban Tsunami Jepang


Kisah mengharukan soal korban selamat gempa dan tsunami dahsyat di Jepang bukan cuma tentang manusia. Dua ekor anjing yang ditemukan di kota Arahama memperlihatkan bagaimana kesetiaan hewan berkaki empat itu terhadap rekannya yang terluka.
Saat wartawan sedang meliput keadaan area Arahama, Sendai, Jepang, anjing berwarna coklat dan putih itu berlari ke arah juru kamera. Tubuhnya yang kusam dan kotor berlumpur menggigil kedinginan. Sorot matanya bingung.
Menggonggong ke arah kamera, anjing itu memandu kamerawan ke seekor anjing lain yang terbaring cedera di antara puing-puing akibat gempa berkekuatan 8,9 skala Richter (SR) dan gelombang tsunami setinggi 10 meter pada Jumat 11 Maret 2011.
Anjing yang satunya itu berwarna putih tampak kesakitan, hanya bisa rebah di dekat tong besar. Anjing Spaniel yang memberitahu juru kamera tentang keberadaan kawannya tersebut nampak berusaha membangunkan kawannya itu.
Berikut transkrip percakapan dua reporter Jepang tersebut:

Reporter 1: Kami sedang di area Arahama. Eh lihat itu ada anjing. Dia tampak kelelahan dan sangat kotor. Dia pasti korban tsunami. Kotor banget bulunya.

Reporter 1: Anjing itu punya kalung berwarna perak. Dia pasti peliharaan seseorang. Lihat dia gemetar. Dia terlihat ketakutan.

Reporter 1: Eh lihat ada anjing lagi di dekat anjing yang cokelat. Apakah yang satu itu sudah mati?

Reporter 2: Di mana?

Reporter 1: Itu tepat di samping anjing yang tadi. Dia tidak bergerak. Apakah dia masih hidup?

Reporter 1: Anjing yang cokelat itu berdiri di depan anjing yang terbaring. Dia tampak melindunginya.

Reporter 1: Iya.. Dia melindungi rekannya yang sakit. Itu kenapa dia tidak membolehkan kita mendekat. (Ketika adegan ini, anjing cokelat menghampiri dua reporter televisi dan kembali lagi ke anjing yang sedang sakit).

Reporter 1: Aduh ini sangat mengharukan...

Reporter 1: Eh lihat itu.. anjing yang terbaring itu bergerak.. Wah dia masih hidup rupanya, syukurlah. (Ketika adegan ini, si anjing cokelat terlihat mengusap kepala si anjing putih yang sudah bergerak-gerak)

Reporter 2: Iya bagus lah. Kita harus segera memindahkan anjing-anjing ini. Oh dia bangun.. anjing yang sakit itu berusaha berdiri..

Reporter 1: Sangat mengagumkan bagaimana kedua anjing ini bisa selamat dari gempa dan tsunami. Sangat mengagumkan.

Kabar terakhir dari Arahama, kedua anjing itu akhirnya diselamatkan regu SAR. Kini mereka dirawat di rumah sakit setempat untuk memulihkan kondisinya. Kedua anjing itu selamat.
Bisa kita ambil hikmah dari video kisah yang cukup pilu dari dua ekor anjing korban tsunami diatas, mungkin saja mereka tidak saling mengenal, namun kekuatan, rasa persaudaraan terhadap sesama dan tolong menolong yang sang Anjing itu perlihatkan lewat video rekaman kepada kita, harus bisa menjadikan koreksi diri kepada diri kita sendiri.
Lihat videonya disini : http://youtu.be/a0laz83C3tw


(Taked From Many Sources)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar